Kenali 7 Tanda Depresi yang Sering Diabaikan Pria

Kenali 7 Tanda Depresi yang Sering Diabaikan Pria

Depresi dapat menyerang siapa saja, tidak terkecuali kaum Adam yang distereotipkan harus selalu kuat. Gangguan mental yang satu ini mempengaruhi pikiran, perasaan, tubuh, dan perilaku seseorang. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa gejala depresi pada wanita dan pria ternyata berbeda.
Penting untuk memahami gejala depresi untuk mencegah memburuknya kondisi kesehatan mental. Dr. Fricchione dari Harvard Medical School mengungkapkan bahwa depresi pada laki-laki umumnya tersembunyi di balik beberapa jenis perilaku. Mari bahas satu persatu!

Perilaku menghindar

Pria yang memiliki gejala depresi cenderung mengasingkan diri dan menghindari kontak sosial sebisa mungkin tanpa alasan yang konkrit. Entah dengan banyak mengurung diri di satu ruangan, atau selalu bepergian. Semua ini dilakukan untuk menghindari diri dari perasaan yang bergejolak.

Psikosomatis

Psikosomatis adalah keadaan di mana gangguan mental dapat benar-benar mempengaruhi fisik seseorang. Salah satu gejala depresi adalah fenomena psikosomatis.
Pada taraf tertentu, gejala depresi pada pria bisa berlanjut pada gangguan kesehatan fisik, seperti sakit perut, sakit punggung, nyeri persendian, dada sesak, sakit kepala, dan gangguan pencernaan.

Perilaku Agresif

Gejala depresi selanjutnya yang paling umum terjadi pada pria, adalah perubahan perilaku yang jauh lebih ingin mengendalikan, tidak sabaran, kasar, cepat marah, kehilangan selera humor, cemas berlebihan, dan mudah tersinggung.
Seringkali, pria dengan gejala ini akan lebih sering mengucapkan kata-kata yang jahat dan menyakitkan pada orang-orang terdekatnya.

Sembarangan dalam bertindak

Mereka yang memiliki gejala depresi cenderung melakukan kegiatan berisiko seperti ugal-ugalan dalam menyetir, mengambil keputusan secara impulsif, hingga mengonsumsi alkohol serta obat-obatan terlarang tanpa pikir panjang.
Kembali lagi, hal-hal ini umumnya dilakukan untuk mengalihkan diri dari pikiran dan perasaan serta sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Kehilangan minat

Gejala depresi yang satu ini juga kerap kali ditemukan. Tanpa sebab, pria dengan gejala depresi cenderung merasa tidak bersemangat dalam beraktivitas, bahkan dalam bidang yang sebelumnya sangat menarik baginya.
Anda akan menemui pria dengan gejala depresi terlihat murung dan malas bergerak dalam waktu yang cukup lama dibandingkan biasanya.

Sulit Berkonsentrasi

Kecenderungan untuk murung dan tidak banyak bergerak berpotensi untuk menimbulkan gejala baru, yakni kesulitan dalam berkonsentrasi dalam satu hal pada satu waktu.
Kemampuan memproses informasi akan melambat karena pikiran pria dengan gejala depresi dipenuhi oleh hal-hal buruk, terutama ketika sedang berada di bawah tekanan.

Perubahan waktu tidur dan asupan makan yang ekstrim

Perubahan kebiasaan yang drastis dan cepat adalah salah satu gejala depresi lainnya. Jika terbiasa tidur normal, pria dengan gejala depresi akan cenderung tidur terlalu lama atau tidur terlalu sebentar. Bagaimanapun pola tidurnya, Ia tetap akan terbangun dalam keadaan lelah. Selain waktu tidur, asupan makan juga berubah drastis. Jika terbiasa dengan porsi dan jam makan normal, pria dengan gejala depresi akan cenderung makan sangat sedikit atau sangat banyak dalam waktu acak.

Perubahan waktu istirahat dan asupan makan ini menjadi hal yang paling cepat mempengaruhi kondisi kesehatan fisik pria. Apabila Anda merasa masih dapat menanganinya sendiri, pastikan untuk jaga stamina tubuh tetap baik dengan rutin mengonsumsi suplemen herbal Sutra Perkasa. Kandungan bahan-bahan herbal tongkat ali, ginseng, dan epimediumnya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan stamina. Perlu diingat, sangat disarankan untuk tidak melakukan diagnosa diri secara mandiri dan segeralah periksakan kondisi kesehatan mental Anda langsung pada ahli.

SHARE THIS : 

Share on facebook
Share on google
Share on twitter